Cara Membuat Dokumen PDF tidak Dapat di COPY


Anda ingin menyebarkan dokumen dokumen melalui internet tetapi tidak ingin orang lain bisa dengan mudah copy-paste teks yang ada didalamnya? Atau anda seorang dosen/guru yang ingin membagikan contoh laporan kepada mahasiswa/murid, tetapi tidak ingin murid tersebut bisa dengan mudah copy dokumen anda?


Jika hal itu yang ingin anda lakukan, trik jitu ini bisa menjadi solusi terbaik tanpa harus membeli software PDF converter berbayar. Berikut langkah-langkah untuk meng-convert dokumen ke PDF dengan teks tidak bisa di-copy paste oleh orang lain.
 1) Buka file dokumen anda, bisa berupa word atau excel.
 2) Ubah dokumen tersebut menjadi file PDF
 Sebagai contoh, kami menggunakan doPDF sebagai aplikassi untuk merubah file dokumen ke PDF.


3) Setelah itu, buka file PDF yang telah anda buat tadi menggunakan aplikasi PDF Reader seperti Adobe Reader, Foxit Reader atau SlimPDF Reader. Sebagai contoh, kami menggunakan aplikasi Foxit PDF reader. Coba anda block teks pada dokumen, kemudian klik kanan, anda bisa lihat pada menu terdapat pilihan “Copy to Clipboard” yang menunjukkan kalau dokumen tersebut bisa dicopy dengan baik..


4) Selanjutnya, pada aplikasi Foxit Reader, print sekali lagi menggunakan doPDF (Sama seperti yang anda lakukan pada langkah ke dua, tetapi di sini diprint melalui aplikasi Foxit reader). Beri nama yang berbeda file PDF yang baru bisa lebih dikenali dengan sebelumnya.


5) Sekarang, coba anda buka file PDF yang terakhir anda buat. Coba gunakan mouse untuk melakukan copy pada teks dan lihat, teks tidak bisa di-copy ke clipboard. File PDF akan terbaca seperti file JPEG karena telah melalui print halaman sebanyak 2 kali.


Agar lebih optimal, lakukan print sekali lagi menggunakan doPDF reader agar teks benar-benar tidak bisa di-copy ke Clipboard. Kesimpulan! Secara sederhana, trik ini pertama kali akan menconvert file Word, Excel atau dokumen yang lain ke bentuk PDF dengan teks masih bisa di-copy melalui Clipboard (Dibaca sebagai teks pada PDF). Kemudian, diubah lagi ke bentuk file PDF dengan teks tidak bisa di-copy (Dibaca sebagai file gambar).


Ukuran file PDF terkahir bisa membengkak karena file terbaca sebagai gambar, bukan sebagai teks. Pada saat pengujian, file PDF (dengan teks tidak bisa di-copy) memiliki kapasitas hampir 10 kali lebih besar dari file PDF asli. Trik ini tidak berlaku jika orang yang menjiplak data anda menggunakan cara tradisional (melakukan ketik ulang menggunakan keyboard) untuk melakukan copy paste.
Belajar dan Pengertian Backup data dan recovery

Belajar dan Pengertian Backup data dan recovery

ok gan kali saya akan mengshare tentang Belajar dan Pengertian Backup data dan recovery, postingan kali ini adalah ide dari kawan saya ,dia mengusulkan tentang postingan pada hari ini,,, tampa panjang lebar
langsung kita ke TKP cikidott, :)

Backup : Proses secara periodik untuk membuat duplikat dari database dan melakukan logging file
              (atau program) ke media peyimpanan eksternal

Jurnaling : proses meyimpan dan mengatur log file dari semua perubahan yg dibuat di database untuk
               proses rocovery yg efektif jika terjadi kesalahan


isi jurnal :
-Record transaksi
1.identifikasi dari record
2.tipe record jurnal (transaksi start,insert,update,delete,abort,commit)
3.item data sebelum perubahan (operasi update dan delete)
4.item data setelah perubahan (operasi insert dan update)
5.informasi manajemen jurnal (misal :pionter sebelum dan record jurnal selanjutnya untuk semua tansaksi)

-Record chekpoint : suatu informasi pada jurnal untuk memulihkan database dari kegagalan, kalo sekedar redo,akan sulit peyimpanan sejamana jurna; untuk mencari kembali makanya untuk membatasi pencarian meggunakan teknik ini..


Recovery : merupakan upaya untuk mengembalikan basis data ke keadaan yg dianggap benar setelah terjadi suatu kegagalan

-Jenis pemulihan
1.pemulihan terhadap kegagalan tansaksi : kesatuan produsen alam program yang dapat
mengubah/memperbaruhi data pada sejumlah tabel.
2.pemulihan terhadap kegagalan media : pemulihan karna kegagalan media dengan cara mengambil atau memuat kembali salinan basis data (backup)
3.pemulihan terhadap kegagalan sistem : karena gangguan sisitem,hang,listrik terputus
aliranya

-Fasilitas pemulihan pada DBMS :
1.mekanisme backup secara periodik
2.fasilitas logging dengan membuat track pada tempat saat transaksi berlangsung dan pda saat database berubah
3.fasilitas checkpoint, melakukan update database yang terbaru.
4.manager pemulihan, memperbolehkan sistem untuk menyimpan ulang database menjadi lebih konsisten setelah terjadi kesalahan

Teknik pemulihan:
1.defered update/perubahan yg ditunda : perubahan pada DB tidak akan berlangsung samapai transaksi ada pada pion di setujui (commit). jika terjadi kegagalan maka tidak akan terjadi perubahan, tetapi di perlukan operasi redo untuk mencegah akibat dari kegagalan tersebut
2.immediate update/perubahan langsung : perubahan pada DB akan segera tanpa harus menuggu sebuah transaksi tersebut di setujui.jika terjadi kegagalan.
3.shadow paging : menggunakan page bayangan imana paa prosesnya terdiri dari 2 tabel yg sama , yg satu menjadi tabel transaksi dan yg laen di gunakan sebagai cadangan.ketika transaksi mulai berlangsung kedua tabel ini sama dan selama berlangsung tabel transaksi yg menyimpan semua perubahan ke database tabel bayangan akan di gunakan jika terjadi kesalahan.keuntungannya adalah tidak butuh REDO atau UNDO , kelemahanya membuat terjadinya fragmentasi

Transfer File antara Komputer dengan SCP

Transfer File antara Komputer dengan SCP


Okeh.. karena ini tulisan pertama saya, sekaligus pertama kalinya saya menyentuh dunia blogging.. maka yang akan saya tulis disini ya yang ringan-ringan saja. Penulis menyadari keamatirannya, serta tulisan ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan sarannya (alah ini mau posting aja udah kaya bikin buku, kata pengantarnya panjang banget).
Okeh.. apa itu secure copy?daripada pusing-pusing. Langsung aja
Secure Copy or SCP is a means of securely transferring computer files between a local and a remote host or between two remote hosts, using the Secure Shell (SSH) protocol.

What the hell! Apa itu? Bagaimana penggunaannya? *lebay
Sekarang begini. Jika anda sedang dalam keadaan meremote server atau komputer dengan ssh. Lalu anda menginginkan file dokumen anda yang berada di server untuk di transfer ke komputer anda.
Bagaimana caranya? File sharing dengan samba? Oh my goat. Hanya untuk mentransfer file ukuran beberapa byte saja, anda harus mendownload paket-paket samba yang cukup besar. Belum lagi konfigurasi sana sini. FTP? Tidak secure.
Dengan scp cukup mudah. Kali ini penulis menggunakan 2 komputer ber OS Ubuntu.
Berikut contoh command scp:
scp server@192.168.0.1:/home/server/Desktop/denny.txt /home/denny/Desktop/
Penjelasan command di atas adalah, anda melakukan copy file "denny.txt" dari komputer remote pada folder /home/server/Desktop/ yang ber IP 192.168.0.1 dan mempunyai username "server", ke komputer lokal pada folder /home/denny/Desktop/
Secara garis besar fungsi scp ada 3:
1.Copy dari remote ke local (sudah dijelaskan di atas)
2.Copy dari local ke remote, format penggunaan:
scp nama_file username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan
3.Copy dari remote ke remote, format penggunaan:
scp username@ip_tempat_file:/folder/tempat/menyimpan/nama/file username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan/nama/file
Jika ternyata port yang digunakan bukan port default atau port 22, dapat ditambahkan opsi -P diikuti dengan port yang digunakan:
scp -P port_ssh username@ip_tujuan:/folder/tempat/menyimpan
Kabarnya sih transfer file melalui scp ini lebih aman ketimbang menggunakan ftp biasa. Karena data yang akan di transfer, sebelumnya dilakukan proses enkripsi sehingga tidak bisa dengan mudah dibaca oleh software-sofware packet sniffer. Namanya juga secure gitu loh.
Namun karena dilakukan enkripsi maka kecepatan transfer juga lebih lambat dibandingkan transfer dengan ftp atau wget dari http.
Sebagai penutupnya, silahkan ketik "man scp" pada terminal, untuk melihat lebih lengkap bagaimana penggunaan scp.
Pengertian Virus Berbahaya Kespo,Gultung Dan Zulanick

Pengertian Virus Berbahaya Kespo,Gultung Dan Zulanick

ANCAMAN DARI VIRUS
    pernah mendengar istilah si berat ? ya,istilah tersebut di berikan kepada virus yang memiliki kemampuan untuk mengenkripsikan data korbanya. enkripsi adalah menyandikan data dengan algoritma tertentu. jadi data yg dienkripsikan oleh virus akan rusak saat dibuka.beberapa virus yg termasuk dalam golongan siberat ini
sebagai berikut :

1.KESPO
kespo adalah virus yang menjadi pionir enkripsi data komputer. kespo di buat menggunakan bahasa delphi. ciri khas dari kespo adalah mengenkripsikan header file sekaligus menginfeksi file MS Office(MS Word dan Excel) dan database seperti MDF,DBF, dan LDF(Visual Foxpro dan MS SQL)

2.GULTUNG
gultung adalah virus yang mempunyai karakteristik seperti kespo, tetapi aksinya terhadap file MS Word dan Excel lebih ganas di bandingkan kespo, yakni dengan mengganti/replace dokumen yang terinfeksi dengan file virus tersebut plus kode jahatnya.dengan cara ini kemungkinan kecil dokumen yang sedah terinfeksi dapat di selamatkan. file yang sudah terinfeksi tersebut  akan mempunyai icon folder atau kamera (tergantung dari variannya) dgn ekstensi *.exe. lalu dalam rangka memperdaya korbannyalebih jauh lagi, virus ini juga akan membuat file duplikat lainnya dengan ukuran file yang sama seperti file duplikat yg mempunyai ekstensi *.exe. namun, dengan icon MS Word berartribut hidden (disembunyikan) dan mempunyai ekstensi *.doc dan type file "Microsoft Word Dokumen". user yang berhasil  mengakses hidden file palsu tersebut beranggapan bahwa file mereka masih ada. jika file tersebut dibuka akan muncul pesan error seolah-olah file tersebut rusak, padahal apabila diteliti lebih jauh ternyata file hidden tersebut tetap file virus dan jika dijalankan akan mengaktifkan virus tersebut.

3.ZULANICK
zulanik dibuat mengunakan delphi.zulanick memiliki payload (bom waktu), sehingga pada waktu yang telah di tentukan semua file yg di temuinya akan di ubah menjadi ekstensi *.bpm (bit-map).


KESIMPULAN:(dari penjelasan beberapa virus yang termasuk golongan si berat tersebut tentunya kita menjadi paham bahwa virus juga akan menjadi ancaman bagi data kita dan kita perlu untuk mengaman kannya)